oleh

Program Ketahanan Pangan Desa Mojodanu Jombang Dijalankan Sesuai Perencanaan

Jatimkita.com – Jombang, Program ketahanan pangan Desa Mojodanu, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang tahun 2025 dipastikan berjalan sesuai dengan perencanaan yang ada. Program yang dibiayai dari alokasi Dana Desa (DD) tersebut sudah bergulir untuk kegiatan penanaman jagung.

Hingga akhir tahun 2025, dana alokasi ketahanan pangan senilai kurang lebih Rp160, sudah setengahnya atau sekitar 50 persen dipakai untuk kegiatan produksi tanaman jagung. Sementara, sisanya masih berada di rekening untuk kebutuhan lanjutan produksi, termasuk pengadaan pupuk untuk tanaman kagung.

banner 2048X824

“Insyaallah pelaksanaan kegiatan program ketahanan pangan sudah sesuai dengan dokumen perencanaan yang kami miliki, kami tetap mengacu kepada regulasi tentang Penggunaan DD termasuk Pos anggaran Ketahanan Pangan,” ucap Ketua Bumdes Sumber Makmur Moh Robbin diterima redaksi, Rabu (28/1/2026).

Menurut Robbin semua proses tahapan dilalui dengan merujuk juknis yang ada sebagai rambu-rambu penggunaan anggaran.

“Semua kami musyawarahkan sesuai alur ketentuanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Robbin mempersilahkan jika ada masyarakat yang ingin mengetahui lebih rinci pelaksanaan program ketahanan pangan, bisa berkoordinasi langsung dengan pengurus Bumdes atau datang ke Kantor Desa Mojodanu.

“Adapun warga masyarakat yang ingin mengkonfirmasi bisa datang langsung ke kantor Desa atau BPD setempat kami siap memberikan informasi secara rinci, karena memang tidak ada yang kami tutupi,” tandasnya.

Sebelumnya, warga desa setempat sempat mempertanyakan transparansi pelaksanaan program ketahanan pangan yang dialokasikan sebesar 20 persen dari alokasi DD tahun 2025 sebesar 821.499.000.(WAG)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *