Jatimkita.com – Jombang, Satuan Tugas (Satgas) SPPG Kabupaten Jombang menemukan sejumlah persoalan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Plandaan.
Temuan itu mulai dari belum tersedianya mesin pengemas hingga kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang keruh dan berbau.
Sidak dilakukan di SPPG Pesantren dan SPPG Karangmojo, Senin (14/9/2026). Pemeriksaan dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang Agus Purnomo.
Rombongan Satgas tiba di SPPG Pesantren sekitar pukul 06.00 WIB. Petugas kemudian memeriksa sejumlah fasilitas di dalam SPPG. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan fasilitas belum dilengkapi mesin pengemas atau sealer.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke SPPG Karangmojo. Di lokasi kedua, tim menemukan kondisi IPAL yang dinilai belum memenuhi standar. Air di dalam instalasi tersebut terlihat keruh dan menimbulkan aroma tidak sedap.
“Pagi ini kita melakukan sidak di dua tempat. Untuk SPPG yang pertama, yakni SPPG Pesantren, kita temukan tidak ada mesin sealer. Sementara di SPPG Karangmojo, kita menemukan IPAL yang keruh dan berbau,” kata Agus di lokasi, Senin (14/9/2026).
Satgas memberikan waktu kepada pengelola untuk melakukan perbaikan terhadap temuan tersebut. Pemeriksaan ulang akan dilakukan untuk memastikan perbaikan telah dilaksanakan.
“Minggu depan kami akan kembali guna melakukan sidak terhadap SPPG Karangmojo. Kami berharap pihak pengelola segera membenahi sistem IPAL tersebut,” ujarnya.
Sidak ini dilakukan setelah sebelumnya muncul keluhan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Plandaan.
Pada Jumat (11/9), seorang siswa SMAN Plandaan menemukan ulat hidup di dalam ompreng makanan MBG. Temuan tersebut terekam dalam video berdurasi sekitar 15 detik yang diterima redaksi.
Dalam video tersebut, seorang siswa terlihat tengah menyantap makanan sebelum kemudian kaget setelah melihat ulat di dalam ompreng yang diterimanya.(WAG)













Komentar