Jatimkita.com – Jombang, Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang terus melakukan berbagai upaya dalam menjaga kondisi dan kemantapan ruas jalan di wilayah
Kabupaten Jombang. Pada Tahun Anggaran 2026, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Swakelola Pemeliharaan Rutin Jalan dengan pekerjaan Lapis Penetrasi Makadam (LAPEN), Pada Selasa (01/09/2026).
Pekerjaan LAPEN menjadi salah satu alternatif penanganan dalam kegiatan pemeliharaan rutin jalan, selain penanganan menggunakan material hotmix maupun coldmix yang selama ini digunakan untuk memperbaiki kerusakan jalan, khususnya berupa lubang atau kerusakan pada permukaan perkerasan.
Melalui sistem swakelola, pekerjaan LAPEN dilaksanakan oleh Bidang Bina Marga sebagai bagian dari upaya penanganan kerusakan jalan secara bertahap dan berkelanjutan. Hingga saat ini.
M. Arief Rahman Halim, S.T., M.E., Kabid Bina Marga PUPR Mengatakan, pekerjaan pemeliharaan rutin menggunakan metode LAPEN telah dilakukan pada kurang lebih 57 ruas jalan diwilayah Kabupaten Jombang.
“Kita sudah melakukan hampir di 57 ruas jalan di wilayah Kabupaten Jombang,”.
Sambung M. Arief Rahman Halim, S.T., M.E., Berbeda dengan metode penanganan berupa penutupan lubang secara lokal menggunakan hotmix atau coldmix, Pekerjaan LAPEN memungkinkan dilakukannya penanganan pada area kerusakan yang lebih luas. Metode ini dilakukan melalui penyiapan lapisan agregat batu pecah yang kemudian dipadatkan dan dikunci menggunakan bahan pengikat aspal, sehingga membentuk lapisan perkerasan yang lebih menyatu pada area yang mengalami kerusakan
Halim Menjelaskan, Salah satu kelebihan pekerjaan LAPEN dibandingkan dengan penutupan lubang menggunakan material hotmix maupun coldmix adalah kemampuannya dalam menangani kerusakan permukaan jalan secara lebih menyeluruh. Pada penanganan lubang secara lokal menggunakan hotmix atau coldmix, Pekerjaan umumnya difokuskan pada titik-titik lubang yang mengalami kerusakan. Sementara itu metode LAPEN dapat digunakan untuk memperbaiki area jalan yang mengalami kerusakan lebih luas, seperti permukaan jalan yang mulai aus, agregat terlepas, maupun kerusakan yang tersebar pada beberapa titik dalam satu ruas. Selain itu, pekerjaan LAPEN juga memiliki beberapa kelebihan, antara lain:
• Menangani area kerusakan yang lebih luas, sehingga kondisi permukaan jalan dapat diperbaiki secara lebih merata.
• Memperkuat kembali lapisan permukaan jalan melalui penggunaan agregat dan aspal yang membentuk satu kesatuan lapisan.
• Menjadi alternatif penanganan yang efektif untuk ruas jalan dengan kondisi kerusakan ringan hingga sedang yang tersebar.
• Mendukung efisiensi kegiatan pemeliharaan rutin, karena penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi kerusakan di lapangan.
• Meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dengan memperbaiki kondisi permukaan jalan yang mengalami kerusakan.
Pemanfaatan metode LAPEN dalam kegiatan pemeliharaan rutin ini merupakan bagian dari strategi Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Jombang dalam mengoptimalkan berbagai metode penanganan jalan. Hotmix dan coldmix tetap digunakan sesuai dengan karakteristik kerusakan dan kebutuhan penanganan di lapangan, sementara LAPEN menjadi alternatif yang dapat diterapkan pada kondisi ruas tertentu yang membutuhkan penanganan permukaan secara lebih luas. Dengan telah dilaksanakannya pekerjaan LAPEN pada kurang lebih 57 ruas jalan, Dinas PUPR Kabupaten Jombang terus berkomitmen untuk menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tetap berfungsi dengan baik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat Ke depan.
Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Jombang akan terus melakukan pemeliharaan rutin secara berkelanjutan dengan menyesuaikan metode penanganan terhadap kondisi masingmasing ruas jalan. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan kemantapan jalan serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Jombang, Pungkasnya. (WAG)











Komentar